Mantan Mendagri Ini Sebut Jokowi Berpotensi Jadi Pengkhianat Negara

Mantan Mendagri Ini Sebut Jokowi Berpotensi Jadi Pengkhianat Negara
Mantan Mendagri Ini Sebut Jokowi Berpotensi Jadi Pengkhianat Negara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpotensi menjadi seorang penghianat bangsa ini, jika tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok terus dibiarkan masuk ke dalam negeri.

Hal itu disampaikan mantan Menteri Dalam Negeri, Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid dalam diskusi bertajuk "Refleksi Malari: Ganti Nahkoda Negeri?" di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1). 

Syarwan pun mengaku dirinya sering mengingatkan Jokowi untuk tidak tinggal diam dengan banyaknya TKA asal Tiongkok yang masuk. Sebab, keberadaan mereka bisa mengancam kedaulatan bangsa ini.

"Saya pernah bilang ke Pak Jokowi. Kalau seandainya Anda selalu membiarkan tenaga kerja China masuk terus ke Indonesia, maka akan hancur negara ini," ungkap Syarwan

"Kalau Anda membiarkan itu terjadi. Anda berpotensi sebagai penghianat bangsa ini. Saya katakan pada usia saya yang sudah tua ini tidak untuk mencari jabatan. Saya tidak akan biarkan itu terjadi," lanjutnya.

Syarwan menegaskan kedaulatan bangsa ini tengah terancam. Buktinya, ada banyak negara kini di tengah ambang kehancuran akibat membiarkan pekerja asal Tiongkok masuk ke negerinya. 

Sebab menurut Syarwan, masuknya TKA itu merupakan bagian dari proxi war yang tengah dilancarkan Tiongkok. 

Hal itu, sambung Syarwan, sebagaimana terjadi di Tibet, Nepal, Zambia, dan lain sebagainya. Yang mana di negara-negara itu, Tiongkok mengirimkan "pasukannya" dengan dalih melindungi industri mereka.

"China (Tiongkok) membangun proxi war. Membangun tahapan awal. Mereka mudah sekali membuat keributan di negeri ini, mereka dengan mudah dengan masuk ke Indonesia, dengan alasan melindungi aset mereka," pungkas Syarwan. [rmol]
Advertisement

Baca Juga :