Soal Biaya LRT, Politikus Joko Edy : Ngemplang Banyak Menhub Budi Karya!

Soal Biaya LRT, Politikus Joko Edy : Ngemplang Banyak Menhub Budi Karya!
Soal Biaya LRT, Politikus Joko Edy : Ngemplang Banyak Menhub Budi Karya!
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya diduga melakukan mark up dalam pembangunan LRT sehingga memunculkan kemarahan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“LRT biaya normalnya Rp 40 miliar/km, dimark up 1200 persen menjadi Rp 5000 miliar/km. ngempang banyak si Budi Karya,” kata politikus Partai Berkarya Djoko Edhie Abdurrahman di akun Twitter-nya @jokoedy6


Sebelumnya, JK mengkritik pembangunan kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). JK menilai pembangunan ini tidak efisien.

Jokoedy pun terus melancarkan sindiran melalui akun Twitternya, ia menyampaikan dukungan kepada Jusuf Kalla :

"Pak JK, geber terus LRT 500 miliar/KM itu. Budi Karya mau makan sendiri. Biaya LRT Rp 40 miliar/KM digelembungkan 1200%. Yg benar aja. Bangun pake utang di growth 5,02%, pake teknologi mahal, padahal sasarannya memburu rente" cuit Jokoedy



JK menegaskan, inefisiensi-inefisiensi itu membuat biaya pembangunan melambung tinggi, mencapai Rp500 miliar per kilometer. Adhi Karya pun diperkirakan akan sulit mengembalikan modal investasi.

JK mempertanyakan kecakapan konsultan yang merancang proyek.

“Siapa konsultan yang memimpin ini, sehingga biayanya Rp500 miliar per kilometer? Kapan kembalinya kalau dihitungnya seperti itu?” ujar JK.[sn]
Advertisement

Baca Juga :