Alhamdulillah, UAS Tuntun Dua Muallaf Bersyahadat Usai Tabligh Akbar di Stadion GBLA

Ustadz Abdul Somad tuntun dua muallaf bersyahadat usai Tabligh Akbar di markas Persib Stadion GBLA. Setelah menyampaikan Tausiyah, Ustadz Abdul Somad menuntun dua muallaf bersyahadat di markas Persib Stadion GBLA, Sabtu (26/1/2019) malam.

Satu persatu muallaf yang akan bersyahadat dituntun Ustadz Abdul Somad. Ditanya nama dan dipastikan tak ada paksaan untuk ber-Islam.

Usai menuntun muallaf bersyahadat, Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa usai bersyahadat, maka wajib mendirikan salat, zakat dan haji.

"Maka dengan bersyahadat ini, wajiblah engkau saudaraku mendirikan salat, zakat, puasa dan haji. Dan semua yang ada di hadapanmu ini adalah saudaramu dalam Laa ila ha illa Allah Muhammadur Rasulullah. Takbir," kata Ustadz Somad.

Ustadz Abdul Somad juga berpesan, setelah bersyahadat segera daftar ke mualllaf centre. Jangan sekadar bersyahadat.

"Bimbing, daftarkan, ikutkan pengajian. Ajak kalau lalai. Ingatkan kalau lupa. Jaga sampai kematian tiba. Maka ini yang akan menolong kita di hadapan Allah SWT," kata Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad menyampaikan tausyiah dalam Tabligh Akbar mengangkat tajuk 'Cinta Islam, Cinta NKRI, Cinta Ukhuwah', di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Sabtu (26/01/2019) malam WIB.

Dalam tausyiahnya sang Ustadz bercerita tentang kisah seorang nenek di pedalaman Kalimantan Tengah (Kalteng). Bagian dari kisah tersebut pun melekat dalam tubuhnya dalam bentuk barang.

Ya, dalam perjalanan dakwahnya di Bandung, Ustadz Abdul Somad mengenakan baju hasil tenunan seorang nenek di pedalaman Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Mengenakan produk tersebut bukan tidak beralasan. Itu setidaknya bukti sederhana sang Ustadz sangat mencintai produk dalam negeri. 

Bukan malah seperti sebagian orang kaya yang kerap memamerkan baju atau barang mewah lain produk luar negeri yang harganya selangit. 

Ustadz mengajak umat membeli dan memanfaatkan produk dalam negeri.

"Model baju yang begini saja. Ada nenek-nenek tua menenun kain di pedalaman Kalimantan Tengah. Dipinjamkan benang, dipinjamkan benang emas, dipinjamkan mesin jahit. Oleh rentenir, ditebar uang, dijerat mereka dengan riba, riba. Kita bantu produksi baju-baju mereka. Mana bajunya Pak Ustadz , inilah baju yang sedang dipakai Uztaz Somad dari Kalimantan Tengah," kata Ustadz Abdul Somad. 

Malam itu juga, Ustadz Abdul Somad menantang para umat untuk cinta produk dalam negeri.

"Siap membeli produksi dalam negeri? Siap membangkitkan ekonomi umat? Besok pagi cari nenek-nenek yang membuat tenunan, yang menjahit kain, yang menjahit topi, yang menjahit baju, beli,"

"Engkau kaya bukan dengan bajumu yang inpor buatan luar negeri. Betul? Pakailah produksi dalam negeri. Begitulah engkau bangga, begitulah engkau menolong saudaramu. Ada orang kaya 20 juta sekali berdiri, Sepatu lima juta kulit buaya, celana dua juta, baju lima juta. Lha, yang nanya ente siapa," kata Abdul Somad, disambut tawa umat.

Belasan ribu hingga puluhan ribu umat memenuhi markas Persib Bandung tersebut. Mereka sangat antusias mengikuti Tabligh Akbar yang mengangkat tema 'Cinta Islam, Cinta NKRI, Cinta Ukhuwah'.

Dalam tausyiahnya Ustadz Abdul Somad menyerukan sebuah pertobatan dan bagaimana cara hidup setelah tobat. 

Pertobatan yang dimaksudkan sang penceramah adalah meninggalkan hal-hal negatif dan memulai hidup baru dengan semangat berlipat.

"Jangan sampai setelah tobat lalu meninggalkan bisnisnya. Jangan! bangkitkan semangat, terus. Yang bisnis konveksi terus. Yang bisnis baju, jaket, topi terus," seru Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad juga mengajak umat untuk mencintai produk dalam negeri. Ia pun mencontohkan dirinya yang cinta dan konsisten mengenakan produk dalam negeri.

Ustadz bahkan sampai membuka sepatu yang ia kenakan. Mengangkatnya hingga sejajar dada untuk memperlihatkan tulisan di dalam sepatunya.

"Engkau kaya bukan dari bajumu yang impor, tapi pakailah poduksi dalam negeri. Cinta produk dalam negeri, itu Abdul Somad pandai ceramah saja, jangan-jangan yang ia pakai buatan luar negeri. Oke, kalau begitu kita buka sekarang," kata Ustadz Abdul Somadsambil mengangkat sepatu sebelah kanan dan membaca tulisan di dalamya. 

"Bunut, di mana Bunut itu Pak Ustadz, dekat Medan sana. Kenapa Ustadz tidak pakai Cibaduyut, sudah banyak yang mengiklankan," kata  Ustadz Abdul Somad. 

Bunut merupakan satu daerah di Kisaran Barat, Asahan, Medan Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Ustadz Abdul Somad, memakai produk dalam negeri dengan serta merta akan membangkitkan ekonomi umat.

Tabligh Akbar bertajuk 'Cinta Islam, Cinta NKRI, Cinta Ukhuwah' ini dihadiri sejumlah artis Ibu Kota.

Di antaranya Teuku Wisnu, Arie Untung, Dimas Seto, dan masih banyak lagi. Selain itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial. 

Lihat ceramah lengkap Ustadz Abdul Somad di GBLA dalam video berikut:

[]
Baca Ini Juga Ya :