Mantan Relawan Jokowi Usul Jack Lapian Debat Dengan Rocky Gerung

Pengusutan kasus dugaan penistaan agama oleh pihak kepolisian terhadap Rocky Gerung dinilai tidak perlu. Sang pelapor Jack Boyd Lapian pun disarankan untuk berdebat dengan Rocky Gerung, analis politik yang juga ahli filsafat yang dilaporkannya.

Adalah mantan relawan Joko Widodo yang juga pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Syafti Hidayat yang mengusulkan debat antara Jack Lapian dengan Rocky Gerung.

Menurut Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini, pernyataan Rocky Gerung soal "kitab suci adalah fiksi" yang dipermasalahkan, harusnya ditepis dengan argumentasi yang lebih kuat.

Pernyataan "kitab suci adalah fiksi" disampikan Rocky Gerung dalam forum diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) pada 10 April 2018 lalu.

"Diskusi harus dilawan dengan diskusi. Debat harus dilawan dengan debat. Perbedaan dalam debat dan diskusi soal biasa. Untuk menambah pengetahuan boleh juga diadakan debat publik antara Rocky Gerung dengan Boyd Jack Lapian, atau dengan siapapun," kata Syafti saat berbincang dengan redaksi, Jumat (1/2).

Perdebatan terbuka antara Rocky Gerung dengan Boyd Jack Lapian diyakini Syafti akan membuat masyarakat Indonesia semakin cerdas.

Namun, jika pernyataan dalam forum diskusi seperti ILC malah dipolisikan, menurut Syafti, patut diduga sebagai salah satu bentuk kriminalisasi atas intelektualitas suatu bangsa.

"Jika kebebasan berpendapat dikriminalisasi maka bangsa ini akan masuk ke dalam lorong kegelapan. Kita tak boleh kembali ke zaman kegelapan," pungkas Uchok sapaan akrab Syafti.

Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd melaporkan pengamat sekaligus ahli filsafat, Rocky Gerung ke polisi dalam kasus dugaan penodaan agama terkait pernyataan Rocky "kitab suci adalah fiksi".

Rocky Gerung dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 156a KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. [rmol]
Baca Ini Juga Ya :