Korban Corona Meningkat, Dokter Fariz Nurwidya : Indonesia Kini Sama dengan Italia 18 Hari yang Lalu


Anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Fariz Nurwidya blak-blakan mengungkap kondisi Indonesia kini setelah diserang Virus Corona.

Fariz Nurwidya menyatakan Indonesia adalah cerminan Italia 18h hari yang lalu.

Lantas, apa yang mendasari pernyataan Fairs Nurdiwdya itu?

Melalui tayangan YouTube realita TV, Kamis (19/3/2020), Fariz menilai Indonesia kini dalam kondisi mengerikan.

Hal itu disebabkan karena angka kematian dan pasien yang terjangkit Corona semakin bertambah setiap harinya.

"Sekarang ini mengerikan sebetulnya untuk Indonesia," kata Fariz.

"Dari 2, jadi 9, kemudian jadi ratusan."

Menurut Fariz, pemerintah perlu segera melakukan penanganan agar kondisi tak semakin parah.

"Ini kalau tidak dilakukan pembatasan saya khawatir proyeksi menengenai 6000 kasus baru dalam dua minggu benar-benar bisa terwujud," ucap Fariz.

Terkait hal itu, ia lantas menyinggung Italia yang telah kehilangan ribuan nyawa warga akibat Corona.

Meskipun negara maju, Italia disebutnya terlalu santai menghadapi Corona.

"Kita sudah punya contohnya, negara maju yang sikapnya rileks dan negara berkembang yang gerak cepat," kata Fariz.

"Misalnya negara maju yang sikapnya rileks seperti Itali, terlambat melakukan lockdown. Akhirnya mereka sekarang dalam satu malam 370 kematian baru."

Lebih lanjut, Fariz secara terang-terangan menyebut kondisi Indonesia kini mirip seperti Italia 18 hari yang lalu.

Karena itu, ia lantas mengimbau pemerintah tak mencontoh sikap Italia yang dinilai terlalu rileks menghadapi Corona.

"Dan Indonesia hari ini adalah Italia 18 hari yang lalu. Jadi kita jangan mengikuti rileksnya mereka," ucap dia."

"Selama ini kan memang terlalu kesannya bahwa ini jangan panik."

Simak video berikut ini menit ke-1.55:

Baca Ini Juga Ya :